A. Perubahan-perubahan
pada Payudara
Demikianlah artikel kali ini, semoga bermanfaat dan dapat dipahami dengan seksama. Mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam penulisan artikel yang dibuat pada hari ini. Sehat selalu ya kawan.
Perubahan pada
payudara mungkin disebabkkan oleh suatu kondisi yang jinak atau kanker. Gejala paling
umum kemungkinan besar disebabkan karena suatu kondisi jinak. Berikut ini
adalah beberapa perubahan yang patut anda perhatikan :
1. Benjolan
Kondisi payudara
yang jinak sering kali menyebabkan sebuah area yang membengkak atau menebal. Bias
jadi tersebut terasa lunak. Wanita sering menemukannya ketika memeriksa
payudaranya atau terasa di bawah lengan. Begitupula, dokter atau perawat
mungkin menemukannya pada saat melakukan pemeriksaan payudara. Sebab-sebab
benjolan pada payudara antara lain
·
Fibroadenoma yaitu suatu tumor padat yang jinak
·
Perubahan fibrokistik, yaitu perubahan-perubahan
payudara jinak
·
Hyperplasia yaitu sel-sel tidak normal yang
tumbuh cepat
·
Kista, kantung-kantung berisi cairan yang jinak
·
Kanker tidak invasive yakni karsinoma duktal
insitu (DCIS)
2. Rasa Sakit
Sebagian wanita
mengalami rasa sakit pada payudara ketika mereka mengalami menstruasi. Rasa sakit
itu sering terus berlangsung ketika menstruasi mulai terjadi. Banyak wanita
yang mengalami perubahan-perubahan fibrokistik mengalami siklus rasa sakit pada
payudaranya. Sebagian kondisi jinak pada payudara itu seperti peradangan
payudara mungkin menyebabkan rasa sakit yang lebih spontan dalam satu titik. Dalam
kasus ini rasa sakit tidak dikaitkan dengan siklus menstruasi. Jarang sekali
benjolan kanker payudara bisa menjadi begitu sakit.
3. Kotoran Payudara
Kotoran (selain
dari susu) dari puting mungkin menjadi pertanda, tetapi dalam banyak hal itu
disebabkan oleh kondisi yang jinak. Dalam kondisi jinak kotoran bukan susu
tersebut biasanya jernih, kuning atau hijau.
B.
Kondisi
Payudara yang Bukan Kanker
Ketika kondisi
jinak lebih umum terjadi dibandingkan kanker payudara, sangatlah penting bagi
petugas kesehatan untuk mengetahui beberapa perubahan yang ada pada payudara
anda sehingga mereka bisa memeriksa dengan benar pada saat terjadi perubahan.
Untuk lebih
jelas mengenai jenis kondisi payudara yang tidak dianggap kanker atau dalam
kondisi jinak, berikut beberapa jenis kondisi payudara yang bukan kanker :
- Perubahan Fibrokistik
Perubahan fibrokistrik
termasuk sebuah kisaran perubahan dalam payudara, baik dalam jaringan glandular
(labula dan duct) maupun dalam jaringan stromal. Ketika fibrokistik diajukan,
ada dua karakteristik utama dari jaringan ini yaitu fibrosis dan kista
- Fibrosis
Fibrosis mengarah
pada jaringan berserat, material yang sama dengan material pada ligament dan
jaringan parut. Area-area fibrosis terasa kenyal, tegas, atau keras ketika
disentuh. Fibrosis tidak meningkatkan resiko kanker payudara dan tidak pula
membutuhkan perawatan yang khusus.
- Kista
Kista adalah
kantung-kantung yang berisi cairan, berbentuk oval atau bulat yang ada dalam
payudara. Kista ini ditemukan alam sekitar satu dari tiga wanita berusia tiga
puluh lima hingga lima puluh tahun. Kista bermula dengan
terbentuknya cairan di dalam kelenjar-kelenjar payudara. Benjolan yang bulat
dan bergerak khususnya yang lunak ketika disentuh, menunjukan sebuah kista. Kista
sering kali bisa membesar dan terasa sakit hanya sebelum periode menstruasi. Ini
mengarah pada efek perubahan hormone bulanan. Kista cenderung menjadi lebih
bisa diperhatikan sebelum periode menstruasi dimulai.
- Hyperlasia
Hyperlasia
yang juga dikenal sebagai hiperlasia epithelial atau gangguan payudara
proliiferatif adalah sebuah pertumbuhan sel yang luar biasa yang tumbuh baik di
dalam duct maupun di lobula.
- Adenosis
Dalam adenosis,
lobula payudara membesar dan lobula tersebut mengandung kelenjar-kelenjar yang
lebih banyak dibandingkan biasanya. Adenosis lebih sering ditemukkan dalam biopsy
terhadap wanita yang mengalami perubahan fibrokistik. Adenosis sklerosa adalah
jenis adenosis khusus yang di dalamnya lobula-lobula yang membesar terdistorsi
oleh jaringan berserat seperti jaringan parut.
- Fibroadenoma
Fibroadenoma
adalah tumor jinak yang berbentuk bai dalam jaringan payudara glandular maupun
dalam jaringan stromal (konektif). Fibroadenoma ini lebih umum terjadi pada
wanita muda pada usia 20 hingga 30-an tahun tetapi hal itu juga bisa terjadi
pada usia berapa pun.
- Tumor Phylloda
Tumor
Phyllodes merupakan merupakan tipe tumor payudara yang sangat jarang terjadi. Tumor
ini dapat bersifat jinak namun juga bisa ganas. Tipe tumor ini disebut sarcoma karena
lebih sering muncul pada jaringan konektif dibandingkan jaringan epithelial
atau duct.
Show Parser Hide Parser